Sunday, February 26, 2012

Hari Ini

Yak hari ini janjian chatt sama sahabat yang udah laaammmaaa banget gak ketemu. Sahabat semasa kecil sampai sekarang. Dulu kita selalu sama-sama dalam setiap kegiatan kecuali sekolah, latihan karate sama-sama, latihan musik sama-sama sampe akhirnya waktu SMP kita dibikinin band sama guru musik kita, dia pegang drum saya main di bassis, kita juga mengalami masa-masa jenuh yang sama dalam kegiatan-kegiatan itu. Rumah kita deketan, tapi karena saya pindah, akhirnya kita jadi jarang ketemu, ditambah dia kuliah di Unsoed-Jawa Tengah. Untungnya kita hidup dijaman tekhnologi. Dia sebenernya diatas saya satu tahun, tapi kita kayak temen seangkatan gitu (dia yg sok muda atau saya yang sok tua :P ). Alhamdulillah kabarnya dia udah lulus, sekarang kerja di BI Pusat dan baru pulang dari USA, hwaaaa jadi gak sabar kan. Well techy, I'll see you soon :*

Monday, February 20, 2012

Wrong Time

Sang waktu akan terus berjalan membawamu
ia tak akan pernah peduli seberapa siap engkau
ia tak akan pernah menanyakan persetujuanmu
ia hanya peduli pada pijakan didepannya
yang akan terus menemaninya berjalan
hingga membawamu ke sebuah masa yang berbeda

Sunday, February 19, 2012

Allah itu selalu membersamai kita. Pada setiap badai-Nya, pada setiap pelangi-Nya.
Allah selalu bisa membuat kita merasakan keberadaan-Nya, dengan caraNya sendiri.
Allah akan tetap menjadi segala-galanya. Melebihi apapun,
Saya tahu saya nakal, tapi saya nggak pengen Allah menjauh.
Saya pengen Allah tetap dekat, dan sering-sering membuat saya merasakan Ia dekat.


~tulisan-super-random.

Tuesday, October 18, 2011

Oh Thanks, God!

Mungkin sepertinya saya udah kerajinan hadir di blog ini. Tapi itu semua bukan tanpa sengaja. Entah perasaan apa yang nyelimutin saya sehingga saya berani buat nulis ini.

Malah jadi so complicated menyelesaikan masalah ini, dibantu dengan konsultasi dan diskusi teman-teman terdekat, ditambah pengakuan, gimana bisa benerinnya? Selalu ada, paling tidak, satu simpul mati. Karena mau dijelaskan dan bicara sebanyak apapun dengan yang bersangkutan ujung-ujungnya ditanggapi dengan menyalahkan, ujung-ujungnya dihadapi dengan emosi, ujung-ujungnya gak mau menerima keadaan. Karna pertimbangan itu semua, ada baiknya kalo saya stick di perjanjian terakhir, dengan menganggap masalah ini tidak ada dan tidak menanggapinya. Everybody has their past.. Puji syukur sembah nuwun Gusti Allah..

Kiranya ga perlu saya ceritain lagi tentang itu karena saya lebih fokus akan kehidupan saya di sini sekarang setelah menyia-nyiakan beberapa hari ini hanya untuk hal itu.

*****

Haaah. Terlalu serius kali ya tulisan di atas, tapi I meant it, I really meant it. Saya sadar di sini saya punya kesempatan yang luar biasa buat ngembangin potensi saya dan seterusnya bakal gw jelasin ga terlalu panjang, cuma headlinenya aja. Yaa sekedar update what I do here.

Yang paling pertama banget dari peminatan yang saya ambil di sini: Administrasi Kebijakan Kesehatan. Peminatan yang cuma beberapa dari anak B 2008 lain yang ambil. Peminatan yang katanya masih kurang In di UNSIL sini. Yaa kalo di liat dari namanya emang bisa digambarkan dengan menangani pembukuan, tapi ga sebatas kata-kata yang nampak doank, ternyata ilmunya luaas banget. Yang paling penting, peminatan ini berhasil mengalihkan ketertarikan saya di bidang Kesehatan Lingkungan yang kebanyakan nilai mata kuliahnya ga ditrasnfer. Haa! Saya niat banget mau jadi ekspert di bidang ini.

Saya juga akhirnya memutuskan untuk nerusin darah daging saya yang 11 tahun yang lalu menjadi pengisi kefokusan total saya , apalagi kalo bukan karate. Beberapa minggu lalu, alhamdulillah, saya dihubungi kembali untuk melatih sekaligus latihan juga. Walaupun masih jadi tim daerah, tapi itu cukup berharga karena kedepan saya akan menghadapi pertandingan pertama di pertandingan yang cukup besar setelah pemulihan lutut kiri saya. Saya juga berharap bisa ikut state selection yang buat saya jadi tim Pengurus Besar Inkanas di kejuaraan nasional. Mulai ngarep, aah jadi inget bersama tim 45 3 tahun yang lalu.

Di sisa kepengurusan saya di ISMKMI yang tinggal 2 bulan lagi, Passion ke-Pengmas-an saya rupanya masih sangat ada. Hehe. Mungkin itu yang buat saya sangat willing bikin cabang kegiatan Buku untuk Anak Bangsa. Satu kegiatan yang diinisiasi oleh kakak saya dua tahun lalu, yang di mana, selama dua tahun yang lalu saya cuma menyimak tentang pengiriman dari Australia ke Jakarta. Dan sekarang, saya punya kesempatan buat mengerjakan itu disini, ya termasuk komunikasi dengan pihak Mahasiswa UQ Australia. Haa, sepertinya seru! Ditambah, saya diwariskan senior untuk meneruskan salah satu organisasi yang bernama LKMI. Di mana saya bisa lebih menyalurkan passion saya di sana dengan 2 lingkup, untuk Kota dan Kabupaten Tasikmalaya. Saya bisa tau apa masalah kesehatan fundamental yang lagi melanda dengan audiensi ataupun hanya ngobrol ringan dengan beberapa instansi kesehatan (Dinkes, RSUD, RS Swasta Dinas LH etc) dan saya juga bisa turun ke lapangan dan melihat langsung apa yang sebenarnya terjadi. Sepertinya ini ekstensi yang cukup bagus.

Untuk mengisi hari minggu yang libur, ya iya lah yaa, saya akan menyediakan waktu bukan cuma untuk latihan karate aja tapi untuk jalan/sepedah pagi. Karena selain olahraga juga sekalian menikmati Kota Tasik di pagi hari yang libur (Hallagh) Hehe, lebay. Ga berasa tuh, pinggang sakit atau kaki kaku karena kelamaan jalan/sepedahannya. Sisanya menikmati kehangatan bersama keluarga.

TCW (Tasik Corruption Watch). Saya ngikut apa ya di sini? Hehe. Entah di departemen apa tapi saya emang mutusin ga mau terlalu fokus di organisasi ini. Saya cuma pengen ikut kegiatannya aja dulu untuk 1 semester atau 1 tahun ke depan. Tapi saya punya proyek untuk sekaligus mengerjakan penelitian skripsi saya. Jadi saya selain menyelami bidang sosial kemasyarakatan, akhirnya saya kecemplung juga sedikit di bidang politik, loh?


Sisanya adalah kegiatan rutinan ringan seperti kajian di Ulul Albab, kumpulan pokja, kumpulan KKN n B08 (loh ini mah main kan hehe)

Yah sepertinya kira-kira itu gambaran sedikit dari apa yang bakal saya lakuin di sini. Iya, sedikit. Karena hal yang paling menarik belum saya ceritain. Dan saya bener-bener sadar kalo masih banyak yang bisa saya lakuin buat orang-orang disekitar terutama untuk orang tua saya disini.

Dan nasihat dari uwak yang biasa saya manggilnya dengan sebutan ibu: "Teteh, didunia kita cuma singgah sementara, numpang aja teh, jangan dihabiskan dengan hal-hal yang tidak penting, orang tua nyekolahin dengan keringat. Kalo mau masuk surga ya ibadah, kalo mau pintar ya belajar, kalo mau rezeki ya usaha, kalo jodoh yang penting itu di-ridhai Allah dan orang tua.. Boleh bergaul dengan siapapun, tapi dekat yang bisa mengajak kita berfikir baik dan positif, yang benci jangan dibenci lagi, diamkan saja." dan lucunya nasihat ini dikatakan ketika melayani pelanggan.


Atau beberapa teman yang bilang, Inti masalahnya bukan di lo, Win. Bukan di, lo! Hidup itu pilihan orang, mau menderita atau move on!! Dan berusaha sabar yang lo lakukan udah sangat benar!


Lalu seorang yang senantiasa mengingatkanku tentang hidup, bahwa hidup itu bukan untuk jatuh terus-menerus, tapi juga untuk bangun dan berjalan kembali. Hidup itu bukan untuk sekarang saja, tapi untuk hari-hari ke depan. Hidup itu bukan untuk seorang saja, tapi untuk orang banyak. Dan semuanya, tak lepas dari kasih sayang kakak-kakak yang kerap memperhatikanku tiap hari, Bapak, yang menunjukkan kasihnya dengan cara yang sangat unik dan Allah SWT, yang memperkenankan aku untuk menghadapi semua ini..

Dan kalian semua tahu? Hidup ini terlalu indah jika menikmati dan mensyukuri yang ada :)

Saturday, October 15, 2011

Malaikat-malaikat Bumi


Hari yang ditunggu-tunggu itu pun datang, hari dimana banyak orang yang mengharapkannya hadir secepatnya, dengan tangisnya dan geliat-geliat lucunya.. Ya, seorang bayi kecil mungil, yang lahir dari seorang ibu yang cantik, kakak perempuanku..

Banyak cerita aneh, mendebarkan atau lucu sekalipun. Karena ini pertama untuk kami, menyambut seorang bayi.. Dari mulai maksa bayi nya untuk lahir, karena udah lewat satu minggu lebih dari tanggal perkiraan, kata dokternya harus dikeluarkan, kalo nggak nanti air ketubannya pecah dan nanti efeknya bisa bikin kulit bayi keriput. Usaha pertama ini dilakukan dengan makan durian karena katanya zat yang ada didalam durian itu mengandung perangsang , 8 biji durian montong yang dibeli dan yang habis dimakan teteh hanya setengahnya saja. Itu dilakukan pada saat Juma’at pagi 7 Oktober 2011. Hasilnya, ternyata ga ngefek (-__-“)a gimana?? Yah gimana lagi, lalu siangnya kata dokter sudah masuk pembukaan dua, berapa jam kemudian berharap pembukaan tiga dst, tapi pembukaannya ga maju-maju.. Eh tapi si teteh jadi ada mulesnya sedikit, itu kira-kira jum’at siang. Kami hanya bisa menunggu dan menunggu.

Ada yang bolak balik, kesana kemari, duduk diam, semuanya, berusaha untuk tenang..

Sore pun kunjung tiba, dan dan dan yang kami harapkan akhirnya terjadi, perut teteh akhirnya bereaksi. Kira-kira menjelang maghrib, dan teteh kesayangan saya pun mulai memperjuangkan buah hati dan jihad untuk menggapai surga-Nya.

Kami hanya menunggu tangisan, tangisan si kecil, ya, karena hanya tangisnya sebagai suatu tanda ia lahir ditempat persinggahan. Entah rasa syukurnya karena bertemu dengan malaikat penjaganya dibumi yaitu ibunya atau kesedihan karena tidak dapat lagi bertemu dengan-Nya..

Tangisannya ada, nyaring, bergetar.. Mungil, cantik.. Itu keponakanku YA ALLAH. Setelah sembilan bulan hanya bisa mengelus-ngelus dan mencium perut ibunya. Dalam hati ketika melihatnya, sayaang ini tante :)
Selamat datang didunia, dedek cantik, insyaAllah ateu mau bantu ibu mendidikmu.. Menjadi lembut dari prakata maupun prilaku, hormat orang tua, sayang dan perhatian pada sesama, hanya menampakkan senyum.. Karena itu yang ibumu selalu ajarkan pada tante sayang.. Menjadi wanita paling bahagia..